Minggu, 27 Desember 2009

Christmas is over but ......

Kata Christmas ( Natal ) yang artinya Mass of Christ atau disingkat Christ-Mass, diartikan sebagai hari untuk merayakan kelahiran “Yesus”. Perayaan yang diselenggarakan oleh non-Kristen dan semua orang Kristen ini berasal dari ajaran Gereja Kristen Katolik Roma. Tetapi, dari manakah mereka mendapatkan ajaran itu? Sebab Natal itu bukan ajaran Bible (Alkitab), dan Yesus pun tidak pernah memerintah para muridnya untuk menyelenggarakannya. Perayaan yang masuk dalam ajaran Kristen Katolik Roma pada abad ke empat ini adalah berasal dari upacara adat masyarakat penyembah berhala.

Karena perayaan Natal yang diselenggarakan di seluruh dunia ini berasal dari Katolik Roma, dan tidak memiliki dasar dari kitab suci, maka marilah kita dengarkan penjelasan dari Katolik Roma dalam Catholic Encyclopedia, edisi 1911, dengan judul “Christmas”, anda akan menemukan kalimat yang berbunyi sebagai berikut:

“Christmas was not among the earliest festivals of Church ? the first evidence of the feast is from Egypt . Pagan customs centering around the January calends gravitated to christmas.”

“Natal bukanlah diantara upacara-upacara awal Gereja ? bukti awal menunjukkan bahwa pesta tersebut berasal dari Mesir. Perayaan ini diselenggarakan oleh para penyembah berhala dan jatuh pada bulan Januari ini, kemudian dijadikan hari kelahiran Yesus.”

Dalam Ensiklopedi itu pula, dengan judul “Natal Day,” Bapak Katolik pertama, mengakui bahwa:

“In the Scriptures, no one is recorded to have kept a feast or held a great banquet on his birthday. It is only sinners (like Paraoh and Herod) who make great rejoicings over the day in which they were born into this world.”

“Di dalam kitab suci, tidak seorang pun yang mengadakan upacara atau menyelenggarakan perayaan untuk merayakan hari kelahiran Yesus. Hanyalah orang-orang kafir saja (seperti Firaun dan Herodes) yang berpesta pora merayakan hari kelahirannya ke dunia ini.”

Encyclopedia Britannica, yang terbit tahun 1946, menjelaskan sebagai berikut:

“Christmas was not among the earliest festivals of the church? It was not instituted by Christ or the apostles, or by Bible authority. It was picked up of afterward from paganism.”

“Natal bukanlah upacar – upacara awal gereja. Yesus Kristus atau para muridnya tidak pernah menyelenggarakannya, dan Bible (Alkitab) juga tidak pernah menganjurkannya. Upacara ini diambil oleh gereja dari kepercayaan kafir penyembah berhala.”

Encyclopedia Americana terbitan tahun 1944 juga menyatakan sebagai berikut:

“Christmas?It was, according to many authorities, not celebrated in the first centuries of the Christian church, as the Christian usage in general was to celebrate the death of remarkable persons rather than their birth?” (The “Communion,” which is instituted by New Testament Bible authority, is a memorial of the death of Christ.) “?A feast was established in memory of this event (Christ’s birth) in the fourth century. In the fifth century the Western Church ordered it to be celebrated forever on the day of the old Roman feast of the birth of Sol, as no certain knowledge of the day of Christ’s birth existed.”

“Menurut para ahli, pada abad-abad permulaan, Natal tidak pernah dirayakan oleh umat Kristen. Pada umumnya, umat Kristen hanya merayakan hari kematian orang-orang terkemuka saja, dan tidak pernah merayakan hari kelahiran orang tersebut..” (”Perjamuan Suci” yang termaktub dalam Kitab Perjanjian Baru, hanyalah untuk mengenang kematian Yesus Kristus.) “?Perayaan Natal yang dianggap sebagai hari kelahiran Yesus, mulai diresmikan pada abad keempat Masehi. Pada abad kelima, Gereja Barat memerintahkan kepada umat Kristen untuk merayakan hari kelahiran Yesus, yang diambil dari hari pesta bangsa Roma yang merayakan hari “Kelahiran Dewa Matahari.” Sebab tidak seorang pun yang mengetahui hari kelahiran Yesus.”

Sekarang perhatikan! Fakta sejarah telah membeberkan kepada kita bahwa mulai lahirnya gereja Kristen pertama sampai dua ratus atau tiga ratus tahun kemudian – jarak waktu yang lebih lama dari umur negara Amerika Serikat – upacara Natal tidak pernah dilakukan oleh umat Kristen. Baru setelah abad keempat, perayaan ini mulai diselenggarakan oleh orang-orang Barat, Roma dan Gereja. Menjelang abad kelima, Gereja Roma memerintahkan untuk merayakannya sebagai hari raya umat Kristen yang resmi.
YESUS TIDAK LAHIR PADA 25 DESEMBER

Sungguh amat mustahil jika Yesus dilahirkan pada musim dingin! (Di wilayah Yudea, setiap bulan Desember adalah musim salju dan hawanya sangat dingin) Sebab Injil Lukas 2:11 menceritakan suasana di saat kelahiran Yesus sebagai berikut:

“Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam. Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan.. Lalu kata malaikat itu kepada mereka: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, di kota Daud.”

Tidak mungkin para penggembala ternak itu berada di padang Yudea pada bulan Desember. Biasanya mereka melepas ternak ke padang dan lereng-lereng gunung. Paling lambat tanggal 15 Oktober, ternak tersebut sudah dimasukkan ke kandangnya untuk menghindari hujan dan hawa dingin yang menggigil. Bibel sendiri dalam Perjanjian Lama, kita Kidung Agung 2: dan Ezra 10:9, 13 menjelaskan bahwa bila musim dingin tiba, tidak mungkin pada gembala dan ternaknya berada di padang terbuka di malam hari.

Adam Clarke mengatakan:

“It was an ancient custom among Jews of those days to send out their sheep to the field and desert about the Passover (early spring), and bring them home at commencement of the first rain.” (Adam Clarke Commentary, Vol.5, page 370, New York ).

“Adalah kebiasaan lama bagi orang-orang Yahudi untuk menggiring domba-domba mereka ke padang menjelang Paskah (yang jatuh awal musim semi), dan membawanya pulang pada permulaan hujan pertama).”

Adam Clarke melanjutkan:

“During the time they were out, the sepherds watch them night and day. As?the first rain began early in the month of Marchesvan, which answers to part of our October and November (begins sometime in october), we find that the sheep were kept out in the open country during the whole summer. And, as these sepherds had not yet brought home their flocks, it is a presumptive argument that october had not yet commenced, and that, consequently, our Lord was not born on the 25th of December, when no flock were out in the fields; nor could He have been born later than September, as the flocks were still in the fields by night. On this very ground, the Nativity in December should be given up. The feeding of the flocks by night in the fields is a chronological fact?See the quotation from the Talmudists in Lightfoot.”

“Selama domba-domba berada di luar, para penggembala mengawasinya siang dan malam. Bila?hujan pertama mulai turun pada bulan Marchesvan, atau antara bulan Oktober dan November, ternak-ternak itu mulai dimasukkan ke kandangnya. Kita pun mengetahui bahwa domba-domba itu dilepas di padang terbuka selama musim panas. Karena para penggembala belum membawa pulang domba-dombanya, berarti bulan Oktober belum tiba. Dengan demikian dapatlah diambil kesimpulan bahwa Yesus tidak lahir pada tanggal 25 Desember, ketika tidak ada domba-domba berkeliaran di padang terbuka di malam hari. Juga tidak mungkin dia lahir setelah bulan September, karena di bulan inilah domba-domba masih berada di padang waktu malam. Dari berbagai bukti inilah, kemungkinan lahir di bulan Desember itu harus disingkirkan. Memberi makan ternak di malam hari, adalah fakta sejarah?sebagaimana yang diungkapkan oleh Talmud (kitab suci Yahudi) dalam bab “Ringan Kaki”.

Di ensiklopedi mana pun atau juga di kitab suci Kristen sendiri akan mengatakan kepada kita bahwa Yesus tidak lahir pada tanggal 25 Desember. Catholic Encyclopedia sendiri secara tegas dan terang-terangan mengakui fakta ini.

Tidak seorang pun yang mengetahui, kapan hari kelahiran Yesus yang sebenarnya. Jika kita meneliti dari bukti-bukti sejarah dan kitab suci Kristen sendiri, saya bisa mengambil kesimpulan bahwa Yesus lahir pada awal musim gugur – yang diperkirakan jatuh pada bulan September – atau sekitar 6 bulan setelah hari Paskah.

Jika Tuhan menghendaki kita untuk mengingat-ingat dan merayakan hari kelahiran Yesus, niscaya dia tidak akan menyembunyikan hari kelahirannya.

= Love, Meyke=

Jejenggg! Okeh, di sini saya akan menceritakan sedikit tentang diri saya yang lumayan bertampang keren ini. Namanya Meyke Liechandra, yang kurang lebih biasa dipanggil Meyke atau Mimi. Umurnya 18 tahun. Hobinya makan apa adanya, makan apa yang ada! Saat ini saya sedang menjalani hari-hari sebagai mahasiswa biasa yang berharap menjadi luar biasa. Doakan saja! Hhe ~


Cewek yang sangat suka warna biru muda ini merupakan salah satu anggota dari Triple - A. Hobi belakangan ini browsing, baca buku, dengar musiknya, dan kerjaan-kerjaan gak jelas lain.

And Here's my Dreams!!!

* IPK semester ini 4,00 dengan mata nilai rapot berhiaskan nilai A di semua mata kuliah
* TOEFL tes di atas 500 (kemarin dapat 496/501)
* Bisa fotografi
* Bisa dasar kine/perfilman
* Bisa dasar menulis yang baik
* Bisa dasar-dasar ngedit Foto di Photoshop dan Corel Draw
* Bisa main drum! Hhaa ~
* Postingan di Blog nambah minimal satu postingan per-minggu
* Ikutan Kontes Blog apa pun
* Dapat Blog Award apa pun
* Gabung di komunitas blogger Makassar
* Membaca minimal satu buku setiap dua minggu
* Meng-HardCopy-kan tulisan di mhee2.blogspot.com
* Punya LapTop
* Nonton semua film bioskop terbaru
* Jalan - jalan ke luar negeri

Introduce My Self

Tadi waktu buka laptop, trus liat-liat isinya.
eh, ada satu file yang agak menarik..
judulnya " biodata yang tlah lama terpendam dalam khidupanmu yang gelap nan hampa. doc "

haha. lebay nya judul file nya.

ini isinya :


Nama Lengkap : Meyke Liechandra
Nama Panggilan : Mimi, Meyke, Mike, Elise, Eomer
Jenis Kelamin : Perempuan
Tempat, Tanggal Lahir : Gorontalo, 4 Juli 1991
Agama : Buddha
Golongan darah : O
Alamat : Cendrawasih Square Jalan Cendrawasih A11 90134, Makassar
Telepon : 085656114931

Status dalam keluarga : Anak kandung, kedua dari empat bersaudara
Status dalam pernikahan : Belum Nikah
Status dalam percintaan : Berpacaran dengan laki-laki
tinggi badan : 166 cm
berat badan : 61 kg

hobby : online facebook (jaman dulu fs kalee? ) . baca novel apapun itu. nonton film. makan. smsan .
warna kesukaan : Biru muda
tipe musik : Pop
tipe hp : Nokia N70
tipe cowok : Setia, dewasa, berani, bijaksana
motto : Berpikirlah !!! Itu yang membedakanmu dengan makhluk lain :p
cita-cita : Jadi orang yang berguna

itu adja isinya file ku,
mungkin selebihnya masih ada di file otak ku.

hemmph..
apa lagi mau aku kasih tau?
mm.. karena ini edisi memperkenalkan diri,
maka saya perkenalkan lagi sedikitt..

saya Meyke. cewek 18 tahun.
Ini alamat FBku : elise_seandra@yahoo.com
Ini user name Twitterku : Mey_Liechandra
seorang mahasiswi di salah satu universitas negeri di makassar.
kebetulan kuliah di jurusan yang berhubungan dengan pengobatan, pasien, penyakit, dan uang.
saya suka menulis sejak SD.


saya suka mendengarkan orang bercerita hal apapun.
saya suka menyimpan cerita itu dalam memori otak.
lalu mentranskripsinya kedalam dunia IMAJINASI,
dan dituangkan melalui tulisan ,
baik itu di BLOG ataupun di status FACEBOOK saya. haha


saya pikir menulis adalah pilihan yang tepat.
dan makasih buat orang orang yang mungkin bermilyar-milyaran orang yang sudah membaca tulisan saya.
saya berterima kasih,
karena tanpa kalian saya tidak ada artinya.
(huek..)


see ya,

semoga bermanfaat bagi alam bawah sadar anda.
hahahaa..

"uang memang segalanya, tapi tulisan lebih segalanya"
karena uang ga ada artinya kalau nilainya tidak ditulis !




=Love, Meyke=